InvestasiPlus!

Icon

I n v e s t a s i S e b e n a r n y a

Forgive me, Father !

55748192Ada seorang pastor baru saja tiba di Manila untuk berkarya. Suatu hari ia pergi ke sebuah pemukiman kumuh di sekitar Araneta Barangay (Barangay=kelurahan) dimana banyak gelandangan, pencandu alkohol dan aneka bentuk kemiskinan.

Ketika ia berjalan dalam gelap tiba-tiba ia merasa ada sebuah pisau menempel di pinggangnya dan ia mendengar suara: “alright mister, berikan semua  uangmu!” Pastor itu segera memberikan dompetnya dan si perampok segera membuka dan mencari uangnya. Ternyata hanya ada uang 100 pesos dengan beberapa koin 1 peso (1 peso = Rp 250,- ). Si pencuri mengambil sebuah kartu, dia pikir itu adalah kartu ATM. Ternyata itu adalah ‘Celebrate Card’ ( kartu identitas bahwa pemiliknya adalah seorang pastor katolik ).

Perampok itu dengan wajah malu segera berlutut dan mencium tangan pastor itu “Forgive me Father, I didn’t know you were a priest!”
Pastor itu dengan santai berkata,”baiklah anakku, tak apa yang penting kamu jangan mengulangi dosa ini lagi.” Pastor itu mengeluarkan rokok dari kantongnya,”mari kita ngobrol sambil merokok!”
Si perampok tiba-tiba berkata “Oh, no thanks, Father…aku tidak merokok selama masa prapaska!”….(Stories of life & laughter)

Filed under: Yang Lain , , , , ,

Menabung, Investasi, mau, mau, mau ???

84429672Masih banyak yang salah kaprah antara menabung dan berinvestasi. Di sekitar saya orangtua yang baru mempunyai anak buru2 mencari asuransi. Waktu ditanya,”untuk asuransi apa?”, “asuransi pendidikan,” jawab mereka.
Ada juga pasangan yang mau menikah tahun depan, mereka bertanya kepada saya,”ini uang gue investasi di mana ya, tahun depan gue mau menikah biar duitnya bisa tambah banyak.”
Yang lucu lagi,”wah gue rugi investasi di reksadana, kapok ah mending investasi di deposito”

Singkatnya menabung ialah menyimpan uang dalam jangka pendek <5 tahun dan disaat kita membutuhkannya uang tersebut ada. Dalam arti “ada” yaitu dana yang kita taruh pada lembaga keuangan tetap besarnya walaupun kalau dihitung inflasi merugi. Bahkan sekarang ada LPS (lembaga penjamin simpanan) sehingga walaupun lembaga tersebut kolaps atau bangkrut pemerintah akan menggantinya dan kita tetap mendapatkan utuh sesuai yang kita setor di awalnya.

Sementara berinvestasi ialah menaruh uang pada suatu lembaga keuangan atau bisnis tertentu yang kita harapkan dapat mendatangkan keuntungan tapi bukan jaminan pasti untung.

Jadi kalau ada yang mengajak berinvestasi dengan kata2,“pasti untung”, hati-hatilah…ingat beberapa kasus di indonesia, probest, usaha perkebunan yang melibatkan sejumlah pejabat, dll…

Filed under: Dana Pendidikan, Keuangan Pribadi, Yang Lain , , , , , , ,

Awal Minggu Menggairahkan

77817155

Sengaja saya membuat judul yang sedikit “hot” karena biasanya kalau awal minggu, lebih-lebih Senin semuanya masih slow terbawa arus liburan akhir minggu. Jadi biar cepat panas saya pilih judul tulisan tersebut.

Di tengah situasi krisis dunia, gelombang PHK, ancaman resesi Indonesia, kita perlu lebih waspada terhadap aset diri kita, kemampuan kita. Agar Anda bisa melewati krisis ekonomi ini,berikut beberapa tips yang menggairahkan :

  1. Ingat untuk apa & siapa Anda bekerja. Apa yang ingin Anda berikan untuk mereka dan diri Anda di tahun ini. Bayangkan hasil akhir yang positif dan bayangkan apa yang terjadi bila tidak tercapai.
  2. Bekerja lebih efektif dan efisien. Efisien berarti mengerjakan pekerjaan dengan benar dan baik. Efektif berarti mengerjakan pekerjaan yang paling penting & paling benar, first thing first.
  3. Work hard and smart. Jika hanya work smart, itu bisa membuat anda malas tetapi dengan tetap work hard hasilnya akan sangat luar biasa. Pemain tenis yang berbakat akan kalah dengan pemain tenis tidak berbakat tetapi rajin berlatih. Namun pemain tenis berbakat yang rajin berlatih akan sulit terkalahkan.
  4. Minta pekerjaan lebih. Setelah point 1 & 2 dikerjakan dan Anda masih memiliki waktu lebih, minta pekerjaan yang lain. Ini menunjukkan Anda adalah orang yang ambisius dan ingin maju. Jangan hitung2an dulu dengan kompensasi. Percayalah, itu akan mengikuti.
  5. Pindah kerjaan bukanlah hal yang tabu di saat krisis jika Anda percaya dengan kemampuan Anda.
  6. Jika Anda tidak melakukannya, orang lain akan melakukannya, only the best will survive!

Sangat sulit kita merubah negara kita terlebih dunia di saat krisis seperti ini, tapi bila setiap dari kita merubah diri sendiri, negara dan dunia dengan sendirinya akan berubah. Seperti yang pernah dikatakan Aa Gym, tiga M : Mulai dari sekarang, Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil.

Monday, I AM READY !

Filed under: Yang Lain , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Menikmati Perjalanan 2

Demikian pula halnya dengan kehidupan. Bukan perkara akan menjadi apa kita, dokterkah, pengacarakah, presidenkah, atau kehidupan apa yang akan kita capai; kaya, sukses, konglomerat, atau hal lainnya. Tetapi bagaimana kita menjalani kehidupan kita ini, siapa orang-orang yang kita temui , kita kasihi, untuk apa waktu yang kita gunakan, uang yang kita keluarkan.

Seperti sebuah film, jika kita sudah tahu akhir cerita dari film tersebut menjadi tidak menarik lagi film itu untuk ditonton. Juga kehidupan menjadi kurang bergairah jika kita sudah tahu akan menjadi apa kita nantinya. Coba bayangkan jika sudah pasti anda menjadi kaya raya, apakah Anda akan bekerja keras seperti sekarang ? Atau sebaliknya jika Anda pasti tetap miskin, apa Anda tetap bekerja dari pagi sampai malam ? Toh tetap akan miskin. Tidak demikian tentunya, kita tidak tahu apa yang di depan, tapi kita harus menjalani hidup ini dengan penuh sukacita, penuh pengharapan. Saya pernah membaca suatu quote,”jika ada harapan di masa depan, ada kekuatan di masa kini.”

Tahun 2008 hampir selesai, 2009 akan menjelang. Mari kita sambut tahun yang baru dengan penuh sukacita dan pengharapan walau katanya tahun 2009 adalah tahun krisis. Tapi kita percaya, dimana ada masalah disitu ada peluang ! Semoga !

Filed under: Yang Lain , , , , , , , , , , , , , , ,

Menikmati Perjalanan 1

Sebuah film baru biasanya ada sinopsis, atau novel ada resensinya. Yang namanya sinopsis hanya sepenggalan cerita saja dan bukan keseluruhan film, yang tentunya kita belum tahu bagaimana cerita film tersebut dan bagaimana akhirnya.

Jika ada suatu film yang menarik dan kita ingin sekali menontonnya tetapi tiba-tiba teman kita yang seorang sanguinis datang dengan cerita tentang film tersebut dari awal sampai akhir bagaimana ia menyukai film tersebut. Tidak sampai di situ iapun menceritakan akhir film tersebut !!! Anda kesal nggak ? Akhir cerita itu kan biasanya yang paling penting, paling ditunggu.

Ada satu film judulnya “Pirates of Carribean”, episode terakhir, begitu ramai orang membicarakan tentang bagusnya film itu. Tetapi mereka berkata jika kita belum menonton sampai selesai dalam arti benar-benar selesai, setelah semua nama pemain disebutkan, para pendukung di belakang layar, dll maka kita belum menonton film tersebut. Ternyata, memang masih ada adegan film yang benar-benar terakhir. Di situlah baru kita mengerti film tersebut bagaimana akhirnya.

Banyak dari kita mempunyai film atau cerita favorit, mis: james bond, starwars, lord of the rings, titanic, dsb. Saking sukanya dengan film tersebut, berapa kali Anda telah menonton film itu ? Sekali ? Dua kali ? Atau lebih ? Kenapa gak bosan ? Anda kan sudah tahu akhir ceritanya, ada yang sedih, ada yang menyenangkan, ada yang menyebalkan. Tapi kenapa Anda masih menontonnya sampai akhir ?

Saya jawab, mungkin karena filmnya menarik, ceritanya menarik, pemainnya cantik atau ganteng, ada sesuatu dalam film tersebut yang membuat kita terus menonton, atau kita lupa jalan ceritanya bagaimana, tapi yang pasti kita tahu bagaimana akhir film tersebut. Yang ternyata bukan akhir dari film tersebut yang menyebabkan kita menontonnya berulang kali tetapi isi dari film tersebut.

Filed under: Yang Lain , , , , , , , , ,

Tips Pindah Kuadran

Jam berapa Anda bangun tidur ? Jam berapa Anda sampai di rumah kembali ? Berapa lama waktu yang Anda sediakan untuk keluarga ?

Angan-angan mempunyai bisnis sendiri terkendala banyak hal; waktu, modal, keahlian, dll…

Berikut tips bila Anda ingin mendapatkan kebebasan dan memiliki bisnis sendiri

  1. Kenali bakat & kemampuan Anda
  2. Berpikir positif, setiap hal memang ada kendalanya tapi ada solusinya.
  3. Fokus pada solusi
  4. Atur keuangan Anda. Walau sedikit paksakan untuk menabung, itu akan menjadi modal awal Anda
  5. Bayar harganya, tidur lebih malam, tidak ada istirahat akhir minggu, tapi perhatikan prioritas : uang bukan segalanya.
  6. Konsultasi pada yang sudah sukses, bukan sebaliknya ( lihat point no.2 )
  7. Jangan pernah menyerah
  8. Ingat semboyan : Do the best, let God do the rest. Lakukan yang terbaik, sisanya biar Tuhan yang menentukan

Jika point di atas terlalu panjang, ingat saja point no 7 & 8, hidup Anda akan penuh kedamaian dan kepercayaan diri. Itulah perpindahan kuadran yang terutama damai & percaya diri, dengan demikian Anda akan lebih bahagia dengan diri Anda sendiri dan dengan sendirinya point 1-6 akan Anda dapatkan.

Baik mempunyai bisnis sendiri ataupun tidak, di saat kuadran damai & percaya diri Anda dapatkan, hal-hal lain akan mengikuti. Hanya masalah waktu ( Ingat point 7&8) !

Filed under: Yang Lain , , , , , , , , , , , , ,

Bisnis Kebal Krisis

Saat ini dunia sedang mengalami krisis keuangan. Harga minyak mentah di bawah 50 USD/barrel. Negara Amerika dan Eropa diramalkan mengalami penurunan dalam pertumbuhan ekonomi, beberapa mencapai dibawah 0%.

Tentunya Anda juga ingat bagaimana krisis keuangan seperti ini melanda Asia di tahun 1998. Namun demikian seperti kata pepatah,”ada kesempatan dalam kesempitan”, masih banyak para pelaku bisnis yang mempunyai ide cemerlang sehingga bisa bertahan bahkan mencapai puncaknya saat krisis.
Sebenarnya separah apapun krisis, ada beberapa sektor bisnis yang tetap berjalan dengan baik, antara lain :
- sektor komsumsi : separah apapun kondisi negara tersebut makanan tetap dibutuhkan
- sektor kesehatan : obat2an, rumah sakit, pusat rehabilitasi, dll juga tetap diperlukan karena musibah sakit bukanlah suatu keinginan tetapi keadaan terpaksa.
- sektor telekomunikasi : komunikasi tetap dibutuhkan bahkan menjadi kebutuhan yang utama
- sektor hiburan : radio, televisi, di saat banyak pekerja yang di PHK akan semakin banyak waktu mereka tersita di depan layar kaca atau mendengarkan siaran radio
- sektor keuangan : asuransi, asuransi adalah bisnis jangka panjang, tentunya ada beberapa yang gagal bayar karena kesulitan keuangan namun akan ada produk2 yang menyiasati kondisi keuangan. Asuransi di saat kondisi keuangan sulit menjadi satu-satunya instrumen yang dapat membantu.

Sekarang tinggal bagaimana kita mencari ide-ide kreatif untuk tetap bertahan dan menang !

Filed under: Yang Lain , , , , , , , ,

Investasi saat krisis ?

Kepanikan sedang melanda dunia keuangan karena krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat telah menjalar ke Eropa dan ditakuti juga merambah Asia dan terutama kita di Indonesia. Namun sebenarnya jika kita mempunyai rencana investasi jangka panjang inilah saat yang baik untuk berinvetasi. Beberapa hal yang mendasarinya :

  1. Indeks bursa saham & reksadana berada di level bawah
  2. Bunga tabungan ataupun deposito bergerak naik
  3. Harga obligasi dan SUN juga turun

Dari 3 hal tersebut jika kita mempunyai dana investasi untuk jangka panjang (>5 tahun) , saham dan reksadana menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Untuk jangka menengah (<1 tahun) : deposito & tabungan merupakan pilihan yang terbaik.

Untuk jangka waktu 1-5 tahun , reksadana campuran akan membantu.

Dan lebih baik jika anda menerapkan pola dollar cost averaging dalam berinvestasi, itu akan meminimalkan resiko anda.

Filed under: Yang Lain , , , , , , , , , ,

Krisis Keuangan

Krisis Keuangan Eropa

Kontan 29 09 08 hal8

Filed under: Yang Lain , ,

Siklus Kehidupan

Disadari atau tidak disadari, satu hal yang pasti, waktu akan berjalan terus. Dalam waktu tersebut siklus kehidupan dapat dibagi menjadi 4 bagian.

I. Usia 0-6 tahun adalah waktunya untuk bermain.

II. Usia 6-25 tahun waktunya untuk belajar.

III. Usia 25-55 tahun waktunya bekerja.

IV.Usia 55-akhir hidup kita, harusnya kita kembali bermain. Menikmati hasil kerja kita selama 30 tahun bersama pasangan ataupun anak cucu kita

Tetapi bagaimana kenyataanya ? Banyak masih kita lihat orang masih bekerja di saat usianya sudah mencapai usia 55 tahun.

Ada yang berkata,”ya, lebih baik kan daripada tidak bekerja. Lagipula ini adalah hobby saya.”

Jika hal tersebut adalah hobby, maka patut dipertanyakan apakah bersedia untuk tidak mendapatkan penghasilan atau uang dari apa yang telah dikerjakan.

Tentunya jika diberi suatu pilihan orang akan lebih memilih untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan terlepas dari menghasilkan uang ataupun tidak.

Itu semua bisa terjadi sebagaimana sebuah karakter dapat dibentuk dari suatu kebiasaan, demikian pula hari tua dapat dirancang dengan kebiasaan-kebiasaan sejak dari masa muda. Salah satu kebiasaan yang juga kita ajarkan ke anak kita, yaitu kebiasaan menabung.

Bagaimana dengan kita, sudahkah kita memberikan contoh menabung kepada anak kita ?

Filed under: Kesehatan, Yang Lain , , , , , , , ,