InvestasiPlus!

Icon

I n v e s t a s i S e b e n a r n y a

Bodoh koq Sombong

88041061Seekor singa mendekati seekor badak dan bertanya, “Siapa raja hutan ?”

“Engkau, ” jawab badak itu.

Kemudian singa itu menaiki punggung kuda nil dan bertanya, “Siapa raja hutan ?” Kuda nil itu menjawab, “Engkau.”

Setelah itu singa itu menaiki punggung gajah dan mengajukan pertanyaan yang sama. Gajah itu segera menangkap singa itu dengan belalainya, membelitnya, melemparkannya ke udara, menangkapnya lagi ketika ia meluncur ke bawah, dan menghempaskannya pada pohon.

Setelah pusing, dan sangat kesakitan, singa itu menggelengkan kepalanya dan bergumam, “Kalau kamu tidak tahu jawaban yang tepat, kamu tidak perlu marah.”  - Lon Jacobe ( Parade )

 

from 1500 Cerita Bermakna II

Filed under: Artikel, Renungan, Senyum Donk , , , ,

Strategi Membeli Saham

85737581Awal Januari 2009 indeks harga saham gabungan Jakarta atau JSX ditutup pada angka 1437.338. Hari ini indeks JSX ditutup pada 2360.094 atau naik sekitar 64.2% dalam waktu 6 bulan. 

Dalam rentang 6 bulan tersebut, grafik indeks JSX tentunya tidak selalu bergerak naik secara linier tetapi berfluktuatif. Tentunya demikian juga dengan harga-harga saham yang terdaftar pada bursa saham JSX, ada yang naik 10%, 20% atau bahkan 500% atau lebih.

Seandainya kita tahu saham mana yang akan naik 10%, 20% atau 500% tentunya kita akan memilih yang 500%, bukan ? Namun kenyataannya tidak demikian. Jika begitu bagaimana strategi agar kita bisa mendapatkan hasil yang optimal dengan resiko yang minimal ?

Saya akan memberikan 2 strategi dasar dalam berinvestasi saham :

  1. Buy and Hold atau Beli dan Simpan, sederhananya begini : kita tidak tahu kapan waktu yang terbaik untuk membeli dan menjual. Yang kita tahu tujuannya ialah untuk berinvestasi, saya tekankan sekali lagi untuk berinvestasi bukan spekulasi. Pelajari saham yang Anda minati dari segi fundamental perusahaannya yaitu a.l : laporan keuangan, prospek bisnis, para pemegang saham, faktor ekonomi, dll….Setelah itu Anda beli dan simpan sampai saat yang Anda inginkan : 5 tahun, 10 tahun atau 20 tahun. Lha, koq lama sekali ? Rentang waktu yang lama memang dianjurkan bila Anda ingin berinvestasi di saham, oleh sebab itu juga penting sebelum membeli Anda tetapkan jangka waktu berapa lama Anda ingin berinvestasi. Jika waktu yang Anda inginkan dalam 1-2 tahun mendatang, investasi di saham kurang menguntungkan.
  2. Dollar Cost Averaging atau Biaya Rata-rata, studi menunjukkan bahwa berinvestasi secara berkala lebih menguntungkan dibandingkan menunggu waktu kapan harga saham naik atau turun. Sekali lagi kita tidak pernah tahu hal tersebut. Sehingga investasi berkala mis : 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali atau 1 tahun sekali adalah lebih baik. 

Sebagai penutup, bila Anda sebagai pemula dan masih bingung menentukan jenis saham mana yang terbaik, Anda bisa memulainya dengan berinvestasi pada Reksadana.

Filed under: Artikel, Investasi, Saham , , , , ,

Makan Siang Yang Ruarrr Biasa !!!

86262100“Berapa jumlah semuanya, Bu ?”,

“Nasi, ayam, sayur, es jeruk…semua jadi sepuluh ribu rupiah, Pak.”

Itu percakapan yang biasa terjadi di salah satu rumah makan tidak ber-AC. Saya tidak tahu dimana Anda biasa menyantap makan siang Anda, apakah di hotel bintang 5, di gedung perkantoran yang megah, atau di warteg, tapi ada sesuatu yang luar biasa dari makan siang Anda ini.

Saya mengambil contoh makan siang senilai Rp 10ribu dimana dengan jumlah sebesar itu karyawan dengan penghasilan minimum UMR kota Jakarta sudah dapat menyantap makanan siang yang layak.

Kenapa nilai makan siang tersebut bisa menjadi jutaan rupiah ? Ini berkaitan dengan prinsip penghematan. Di saat krisis, di saat segala sesuatu menjadi lebih mahal, pakaian,transportasi, pendidikan, rumah, dll…sementara penghasilan biasa-biasa saja maka harus ada cara dimana pengeluaran dibatasi. Makan siang adalah salah satu jenis pengeluaran yang dapat dibatasi.

Jika Anda bisa membawa makan siang dari rumah berarti Anda akan menghemat sebesar Rp 10ribu x 5 hari kerja x 20 hari = Rp 200ribu dalam sebulan.

Uang tersebut Anda investasikan di reksadana yang bisa memberikan hasil misalnya 12% tahun, maka setelah 5 tahun Anda akan mendapatkan uang sejumlah = Rp 16.333.933,- atau sekitar Rp 16 jt !!! Luar biasa bukan ?

Untuk Anda yang biasa makan siang dengan pengeluaran lebih besar, bayangkan berapa besar uang yang bisa Anda dapatkan nantinya hanya dengan menghemat makan siang.

Baik, tentunya akan ada biaya yang harus dikeluarkan untuk memasak sarapan dari rumah, sehingga Anda mungkin hanya bisa berinvestasi Rp 100ribu per bulan. Itupun akan memberikan hasil investasi sebesar kira-kira Rp 8jt setelah 5 tahun.

Anda, pasangan muda yang baru menikah dapat menggunakan uang Rp 8jt tersebut untuk berbagai keperluan mis :

  • Uang pendidikan anak Anda di saat nanti usianya 5 tahun masuk sekolah
  • Membantu Orangtua atau mengajak orangtua wisata
  • Uang muka pembelian rumah
  • Modal usaha
  • Mengambil pendidikan lebih tinggi
  • Renovasi rumah
  • Umroh
  • Dll..

Itu adalah salah satu jenis pengeluaran yang Anda bisa hemat, pengeluaran lain yang mungkin bisa Anda hemat :

  • Berhenti merokok
  • Pemakaian air , listrik seperlunya. Penghematan sebesar Rp 50ribu per bulan akan memberikan Anda uang sebesar Rp 4jt setelah 5 tahun !
  • Hidup sehat, akan mengurangi biaya pengobatan
  • Mengurangi jajan
  • Dll…

Mengerti di mana Anda harus menyimpan kelebihan yang sudah Anda hemat juga akan sangat membantu keuangan Anda.

Seperti contoh di atas, jika Anda menabung Rp100 ribu tersebut di Bank, setelah 5 tahun Anda hanya akan mendapatkan sebesar Rp 6jt ( selisih Rp 2jt atau 25%  ). Selisih tersebut akan besar nilainya jika untuk pendidikan, biaya sekolah atau hal-hal bermanfaat lainnya.

Pelajari keadaan Anda, kenali tujuan Anda, mengerti investasi, hidup Akan lebih baik !

Filed under: Artikel, Bisnis, Dana Pendidikan, Investasi, Keuangan Pribadi, Reksadana , , , , , , , , , , ,

Memonitor Investasi

monitoringSetelah kita mempunyai kesanggupan untuk berinvestasi, kini saatnya untuk memonitor investasi kita. Investasi yang tidak dimonitor atau diperhatikan ibarat kita mempunyai tanaman yang tidak terawat. Tanaman tersebut bisa tumbuh liar tidak karuan atau bahkan jadi mati kekeringan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memonitor hasil investasi

  1. Jelas rencana jangka waktu investasi Anda mis : 1 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun
  2. Perhatikan faktor ekonomi mikro dan makro
  3. Pantau dalam waktu 3 bulanan atau 6 bulanan
  4. Lakukan rebalancing dan switching di saat-saat tertentu
  5. Minta masukan dari financial planner Anda

Filed under: Artikel, Keuangan Pribadi , , , , , , , , ,

Bisakah Diabetes Disembuhkan ?

diabeticDiabetes (DM) tidak bisa disembuhkan tetapi dapat diatasi. Yang penting adalah perawatan efektif agar kadar gula darah terkontrol dengan baik sehingga mencegah komplikasi yang lebih lanjut dan kematian.

Tujuan utama pengobatan DM adalah untuk mencapai gula darah senormal mungkin. Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu yang lama akan merusak organ-organ tubuh kita.

Dengan mengontrol hal-hal tersebut Anda akan mencegah terjadinya kerusakan organ-organ tubuh seperti mata, ginjal, syaraf, jantung, dan pembuluh darah.

Filed under: Artikel, Kesehatan , , , , , , , , , , , ,

Asuransi Unitlink Sesuai Untuk….

  1. Calon nasabah yang mau mempunyai asuransi tetapi kurang yin yangmengerti mengenai investasi
  2. Mereka yang mau one stop shopping, praktis ada asuransi dan investasi dalam satu tempat
  3. Mendisiplinkan diri berinvestasi, karena kalau gak setor asuransi nya bisa lapse atau tidak berlaku lagi.
  4. Anda yang beruntung jika mempunyai agent yang berkualitas financial planner, karena mereka akan memberikan arahan yang baik untuk kebutuhan asuransi dan investasi Anda
  5. Memproteksi investasi Anda dari kemungkinan habis karena resiko penyakit kritis. Perhatikan, fasilitas ini tidak didapat pada semua  asuransi unitlink

informasi tambahan untuk asuransi unitlink :

Filed under: Artikel, Asuransi, Keuangan Pribadi , , , , ,

10 Tips duit pas tapi tetap bisa investasi

Sering banyak yang berkata,”gimana bisa investasi, boro2 investasi tight moneynabung aja susah, boro2 nabung, buat makan aja susah…”

Untuk yang sering bilang begitu, coba diingat-ingat…dulu pertama kali kerja berapa gaji Anda ? Waktu punya bayi berapa gaji Anda ? Waktu anak tambah besar gaji sudah berapa ? Ada kenaikan ?

Dulu bisa hidup dengan uang tersebut sekarang kenapa susah ? Mungkin sekarang lagi nyicil rumah, nyicil motor , mobil atau hp ?

Dulu makannya bawa dari rumah sekarang di fastfood…dulu jarang belanja baju…sekarang minimal beli baju 1 tiap bulan.

Anda masih bisa menabung dan berinvestasi, berikut tips nya :

  1. Bawa makan dari rumah, lebih sehat & hemat, gak usah gengsi sama teman2
  2. Berhenti merokok, gak sehat dan boros. Hitung deh kalau sehari 1 bungkus sebulan bisa nabung berapa ? dan kesehatan itu lebih mahal lho
  3. Kalo sabtu minggu bukan jalan-jalan ke mal, tapi putar otak cari bisnis yang tanpa modal ( nanti kita diskusi lagi masalah ini )
  4. Uang THR dan bonus buat bayar hutang , jangan dibelanjakan
  5. Hp gak usah ganti-ganti, nanti malah berry-berry
  6. Pake listrik dan air seperlunya
  7. Cari kerjaan yang dekat dengan rumah; hemat ongkos dan tenaga, gaji turun dikit gak apa2. Badan lebih sehat, tenaga dan pikiran bisa buat kerjain bisnis tambahan
  8. Cepet lunasi hutang kartu kredit, cicilan motor, mobil atau apapun itu
  9. Gak usah gonta ganti kendaraan atau tambah asesoris kendaraan
  10. Bayangkan kalo besok gaji dipotong 10%, masih bisa hidup kan ? nah yang 10% itu langsung investasikan aja

10 Tips sederhana ini semoga membantu anda mempunyai uang lebih. Banyak bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal, salah satunya adalah berdagang. Dagang itu intinya ialah cari barang murah dijual lebih mahal. Hal ini akan dibahas lain hari.

Selamat berhemat !

Filed under: Artikel, Keuangan Pribadi , , , , , , , , , ,

Reksadana vs Profil Pribadi

mutual fund2Reksa Dana yang mana yang sesuai dengan kita tergantung dari pribadi kita sendiri:
Sangat konservatif.
Investor kategori ini masih mementingkan keutuhan nilai pokok investasi dan sangat rentan terhadap fluktuasi hasil investasi. Jenis investasi yang sesuai untuk kategori ini adalah instrument pasar uang seperti : deposito, SBI, dan Reksa Dana Pasar Uang
Konservatif.
Investor kategori ini masih tetap mementingkan pada keutuhan nilai pokok investasi, tapi mulai bersedia menerima fluktuasi investasi jangka pendek untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari deposito berjangka. Investor dalam kategori ini sebaiknya berinvestasi pada Reksa Dana Pasar Uang sebagai instrumen utama dan sebagian pada Reksa Dana Pendapatan Tetap.
Moderat
Investor ini mulai mencoba-coba alternatif investasi yang berpotensi memberikan hasil yang lebih tinggi, meskipun mengandung resiko dan fluktuasi atas nilai investasinya. Investor dalam kategori ini sebaiknya berinvestasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap sebagai instrumen utama dan dikombinasikan dengan investasi sebagian kecil pada Reksa Dana Campuran ( Berimbang ) dan/atau Reksa Dana Saham.
Agresif
Investor kategori ini mengutamakan pada hasil yang tinggi atas investasi mereka, dengan kesiapan menerima fluktuasi yang akan timbul. Kesiapan menerima risiko ini didukung oleh pola investasinya yang berorientasi jangka panjang. Jenis investasi yang sesuai dengan investor kategori ini adalah kombinasi antara Reksa Dana Campuran (berimbang) dan Reksa Dana Saham

Lebih lagi mengenai reksadana : portalreksadana

Filed under: Artikel, Keuangan Pribadi, Reksadana , , , , , , , , , , , , ,

Buatlah Investasi Terukur

scaleInvestasi terukur artinya kita mengerti kapan investasi tersebut akan kita pergunakan atau berapa target pengembalian investasi kita sehingga hasil dari investasi tersebut dapat kita ambil atau reinvestasi.

Pentingnya membuat investasi terukur  :

  1. Untuk alokasi dana yang tepat untuk investasi Anda, mis: jangka pendek : deposito atau pasar uang, menengah : obligasi , panjang : saham
  2. Mengetahui waktu untuk mengeksekusi hasil investasi, sehingga kita tidak menjadi serakah dikala hasil investasi sudah melampaui target kita
  3. Mempercepat target pencapaian hasil investasi. Bila hasil investasi sudah melebihi yang diharapkan kita dapat menginvestasikan kelebihan tersebut pada instrumen lain sehingga dapat mempercepat akumulasi hasil investasi.

Filed under: Artikel, Keuangan Pribadi , , , , , , , , ,

Temukan Jati Diri Anda

george-bernard-shawGeorge Bernard Shaw, seorang politikus, novelis, kritikus, esaias, penerima Nobel Kesusasteraan pada 1925 dan orator Irlandia yang tinggal di Inggris;

Sebelum meninggal, George Bernard Shaw ditanya oleh seorang reporter pertanyaan bagaimana seandainya. Reporter itu bertanya begini,” Tuan Shaw, Anda telah bertemu beberapa orang paling kesohor di dunia. Anda telah bersahabat dengan para raja, pengarang kenamaan, seniman, dan guru. Seandainya Anda dapat hidup kembali, dan menjadi sosok salah seorang terkenal yang telah Anda kenal, atau seorang pribadi dalam sejarah, siapa yang Anda pilih?”

Shaw menjawab,”Saya akan memilih menjadi George Bernard Shaw yang telah saya idam-idamkan tetapi tidak pernah tercapai”.

Betapa tidak! Sangat sedikit orang pernah mencapai semua keagungan yang sungguh ada dalam batin mereka.

Jangan menghendaki untuk menjadi seseorang yang lain. Bertekadlah untuk menjadi diri Anda sendiri – tetapi yang lebih baik.

Dicuplik  dari 1500 Cerita Bermakna – Frank Mihalic

Filed under: Artikel, Pengembangan Diri , , , , , , , , , , ,